Ganjar Bahas Pemanfaatan Sektor Laut saat Kuliah Umum di Polimarin

Ganjar Bahas Pemanfaatan Sektor Laut saat Kuliah Umum di Polimarin

1080
0
SHARE

Pembangunan berbasis darat merupakan peninggalan Belanda yang sudah turun-temurun. Susah untuk melakukan terobosan baru seperti pembangunan yang berbasis sektor laut. Demikian disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam kuliah umum di Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) di Semarang beberapa waktu yang lalu.

Dalam kuliah umum yang dihadiri ratusan taruna-taruni Polimarin angkatan III dan IV, Ganjar menyampaikan, eksploitasi yang dititikberatkan pada daratan sangat merugikan. Menurutnya masih ada sisi lain yang lebih berpotensi untuk digali dan dimanfaatkan sumber dayanya, yaitu laut.

Alasan Ganjar memberikan wawasan ocean base oriented mengingat 2/3 wilayah Indonesia merupakan lautan. Ganjar mendukung dengan adanya program yang dicanangkan oleh Presiden RI Jokowi, yaitu program Tol Laut.

“Jangan dikira tol laut itu seperti jembatan yang ada di laut, tetapi yang dimaksud tol laut ini adalah, dimana laut dijadikan sebagai pusat bertemunya transportasi dalam menjalankan roda perekonomian,” katanya.

Ganjar memaparkan, saat ini Jawa Tengah melakukan kerjasama dengan beberapa negara di bidang kelautan. Di antaranya dengan Jepang, Queensland, Korsel, Tiongkok dan Kamboja.

Adapun, kuliah umum tersebut untuk membekali taruna-taruni Polimarin wawasan yang mengedepankan bela negara.  Direktur Polimarin Sri Tutie Rahayu menyampaikan, bela negara bagi suatu bangsa adalah wajib hukumnya tak terkecuali dari satuan terkecil yaitu dunia pendidikan.

Dia berharal, ke depan para alumni Polimarin harus menjaga nama baik almamaternya terlebih pada Desember mendatang Polimarin akan melakukan wisuda pertamanya. (jojo mahsunah)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY