Rapat Kordinasi Humas PTN Se-Indonesia

Kegiatan Rapat Kordinasi yang diadakan di Malang, 29-31 Agustus 2018, dihadiri oleh seluruh kehumasan Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia, untuk menguatkan dan mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di era digital.

Dr. Suko Widodo selaku Ketua Humas UNAIR (Universitas Airlangga) memberikan gagasan dan pandangannya: pertama, Merekomendasikan agar Dikti menerbitkan surat instruksi Menristekdikti ke Rektor agar meningkatkan anggaran Humas. Kedua, Merekomendasikan agar rektor menyediakan sarana prasarana memadai untuk kegiatan humas. (Syukur syukur ada mobil dinas untuk Kepala Humas, serta adanya tunjangan pontang panting). seluruh peserta Rakor Humas yang malam itu mulai ngantuk karena waktu sudah menunjukkan pukul 21:30 Wib, peserta tertawa semua dan mulai bersemangat lagi.

Senada dengan hal tersebut di atas, Rendi Humas Universitas Maritim Raja Ali Haji juga mengatakan, bahwa Humas itu resiko kerjanya sangat berat, bisa jadi Humas akan bekerja siang malam tidak mengenal waktu karena harus menjadi garda terdepan dari sebuah Institusi dan Lembaga, jadi sudah selayaknya jika Humas diberikan fasilitas yang sepatutnya humas dapatkan untuk menunjang segala kegiatan humas. (29/8/2018)

Humas Polimarin, M. Dony Arifin, S.H.I., M.H, mengatakan bahwa saat ini mau tidak mau, Humas harus bisa berinovatif dan berkreasi di atas kemampuan rata-rata, apalagi di era digital, semua serba mungkin, kemungkinan terburuk harus kita jadikan tolak ukur antisipatif, supaya sedia payung sebelum hujan. Humas mempunyai fungsi konstruktif dan fungsi korektif, apalagi saat ini banyak peraturan perundang-undangan yang selalu diikuti dengan ketentuan pidana, Humas harus diisi oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan dalam bidang kehumasan, yang selama ini orang beranggapan bahwa Humas seperti underdog tapi di era sekarang Humas adalah garda terdepan bagi kemajuan dan berkualitasnya lembaga atau institusi tentunya pada prespektif public trust, terangnya.

Peningkatan sumber daya manusia disebuah institusi atau lembaga juga menjadi tugas Humas karena Humas tidak hanya mengenalkan ke masyarakat luas akan tetapi Humas juga menjaga dari segala kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada institusi atau lembaga tersebut, Humas juga menjadi salah satu filter rekrutmen pegawai pada sebuah institusi atau lembaga, yang kita ketahui bersama banyak sekali faham-faham yang menggerogoti kebhinekaan berbangsa dan Ideologi Pancasila, imbuh Humas Polimarin.

Urgensitas Unit Humas pada sebuah institusi atau lembaga di zaman digitalisasi ini seperti ibarat kita harus mampu menganalisa kapan ombak datang dan juga harus siap sedia menghadang ombak dengan segala infrastruktur, sehingga apapun yang datang akan menjadi positif dan baik untuk institusi atau lembaga, tegas Humas Polimarin.

Humas Se-Indonesia berkumpul Untuk Indonesia Lebih Baik

Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ditarget agar membikin good news setiap hari. Target itu disampaikan Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik, Kemenristekdikti, Nada Marsudi.

“Saya sempat komunikasi dengan Presiden Jokowi. Pak presiden itu minta ke saya, buatlah berita satu saja yang good news setiap hari. Itu demi NKRI,” kata Nanda Marsudi saat membuka Rakor Kehumasan di Kota Malang, Rabu (29/8/2018).

Permintaan itu, kata dia, sangat positif. Alasannya, agar bisa mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan negara Indonesia. Sehingga masyarakat tidak selalu dicekoki berita-berita yang bad news.

Berdasarkan harapan tersebut, Nanda meminta agar humas di PTN bisa mewujudkannya. Dia sangat yakin  para humas di PTN mampu membikin berita yang sifatnya good news itu setiap hari.

Selain itu, Nanda dalam Rakor bertajuk Penguatan Humas Menjawab Tantangan Era Digital itu menghimbau agar para humas PTN sigap dan tanggap. Terutama bila menyikapi berita-berita minor atau miring terkait negara dan bangsa serta institusinya.

“Humas sebagai pihak yang ada di garda depan jangan sembunyi kalau ada masalah. Harus berani menjawab. Sehingga, bad news itu klir dan masyarakat memahami persoalannya secara imbang dan jelas,” papar dia.

Untuk itu, dia mengingatkan agar humas bisa berkomunikasi dengan baik. Sebab, semua persoalan diakui Nanda akan terselesaikan lewat komunikasi yang baik.

Dia juga berpesan agar humas ikut menjaga keutuhan NKRI. “Saya yakin humas bisa menjalankan tugas-tugas mulia itu,” papar dia.

Apalagi, tegas dia, dalam Rakor Penguatan Kehumasan bagi humas PTN se Indonesia ini banyak materi yang menarik dan bakal bermanfaat. Tidak hanya terkait kelembagaan namun juga masalah SDM dan perkembangan teknologi informasi terkini.

Hal itu juga diakui Ketua Panitia Rakor Kehumasan PTN, Munawir Razak. Menurut Kepala Bagian Komunikasi Publik, Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Kemenristekdikti ini banyak materi yang menarik untuk menjawab tantangan pada era digital ini.

Disebutkan seperti Good news from Indonesia, how to manage PR crisis in social media, Digital PR Lifestyle dan lainnya. “Materi itu diberika narasumber yang kompeten dan kapabel,” kata Munawir Razak.

Karena itu, dia optimistis Rakor Kehumasan 2018 ini akan sukses dan memberikan manfaat yang luar biasa. Sehingga, para humas di PTN bisa menjawab tantangan di era digital. (MDA)