Rangkaian kegiatan Pelayaran Lingkar Nusantara – 8 dan Bela Negara dengan menggunakan KRI Teluk Bintani 520 dari Pulau Lombok menuju Pulau Moyo, pelayaran dimulai dari Pelabuhan Carik Lombok menuju Pelabuhan Bodas di Pulau Moyo, dalam perjalanan dari Lombok menuju Moyo, Taruna Taruni Polimarin berkesempatan untuk ikut dalam dinas jaga di atas KRI Teluk Bintani 520.

Dalam kesempatan itu, Taruna Taruni Polimarin juga diberi kesempatan untuk belajar langsung di beberapa tempat penting di KRI Teluk Bintani 520, seperti di Anjungan Plot Peta, Navigasi, Ecdis, Pengamatan Keliling, Mengisi Jurnal Mesin, Cek Kondisi Mesin, dan Bagian Logistik tentang perbekalan.

Sambutan Seskab Sumbawa Drs. H. Rosidi

Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Taruna Taruni Polimarin, karena bisa langsung ikut melihat dan belajar kecanggihan KRI Teluk Bintani 520, terang arief salah satu Pembina Taruna Taruni Polimarin yang ikut langsung dalam pelayaran. Kemampuan Taruna Taruna Polimarin dari segi Fisik dan Skill memang di atas rata-rata peserta pelayaran, karena memang pola dan pengajaran juga kedisiplinan di Polimarin sangat diprioritaskan, para personel Angkatan Laut yang tergabung dalam pelayaran sangat terbantu dan senang dengan kehadiran Taruna Taruni Polimarin, yang begitu haus dan ras ingin untuk belajar dan tentunya dengan ditopang fisik yang mumpuni, terang Arief.

Taruna Polimarin sedang mengamati dan bertanya di ruang control mesin KRI Teluk Bintuni 520

Harapan saya, Taruna Taruni Polimarin mendapatkan porsi yang lebih dalam rekrutmen Perwira Karier Angkatan Laut karena kemampuannya dan kedisiplinannya Taruna Taruni Polimarin sudah mendarah daging, jadi bisa ikut membanggakan Negara Maritim di sector kedaulatan laut bersama Angkatan Laut. Imbuh Arief.

Dikesempatan yang berbeda, Direktur Polimarin, Dr. Sri Tutie Rahayu, M.Si saat di Komando Lintas Laut Militer (KOLINLAMIL) menyampaikan bahwa Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Bapak Laksamana TNI Siwi Sukma Adjie mendukung jika Taruna Taruni Polimarin bisa mengikuti rekrutmen Perwira Karier Angkatan Laut, tentunya dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, seperti sehat jasmani dan rohani serta tidak kalah pentingnya intelektualitas dan karakter sebagai anak bangsa yang mencintai bangsanya, terang Direktur Polimarin.

Persyaratan untuk menjadi perwira TNI, salah satunya berijazah minimal D3 sesuai kebutuhan Angkatan, dan umur maksimal 26 tahun bagi yang berijazah D3, 30 tahun bagi yang berijazah S-1 dan 32 tahun bagi yang berijazah S-1 Profesi, tidak hanya itu untuk kemampuan intelektual juga menjadi hal yang penting dalam rekrutmen Perwira Karier TNI, yaitu IPK minimal 2,80 bagi yang berijazah S-1 dan 2,70 bagi yang berijazah D-3. (MDA)