Dies Natalis 8 Polimarin Wujudkan Vokasi Kuat-Menguatkan Mndonesia

Dies Natalis 8 Polimarin Wujudkan Vokasi Kuat-Menguatkan Mndonesia

Tepat 19 September 2020 Politeknik Maritim Negeri Indonesia (POLIMARIN) menapakkan usianya ke delapan tahun. Sejak 19 September 2012 dalam perjalanan kelembagaan dan perkembangannya, Polimarin dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi dibidang kemaritiman terus mengedepankan pendidikan karakter, dan keunggulan kompetensi sesuai bidang keahlian dan profesi didunia kemaritiman.

Sejarah Polimarin yang merupakan transformasi dari Semarang Growth Centre atau SGC, yaitu sebuah lembaga pemerintah yang dimaksudkan sebagai sarana untuk pengembangan, serta peningkatan kualitas pendidikan tinggi. SGC dibangun pada tahun 1993, lembaga ini menyediakan fasilitas dan infrastruktur untuk pendidikan, penelitian, dan layanan komunitas. Pada tahun 2011 SGC diubah menjadi Balai Pengembangan dan Pelayanan Pendidikan Tinggi atau BPLPT.

Sebagai tindak lanjut dari visi pemerintah dalam rangka pengembangan industri strategis, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan selaku penyedia Sumber Daya Manusia, melaksanakan pengembangan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Sinkronisasi terukur antara dunia pendidikan dengan industri dunia usaha dan dunia kerja atau IDUKA, merupakan prasyarat utama dalam tumbuh kembangnya iklim perindustrian di suatu kawasan. IDUKA membutuhkan tenaga kerja lulusan perguruan tinggi yang berkualitas, sedangkan perguruan tinggi memerlukan IDUKA untuk mengembangkan kerangka pembelajaran agar capaian pembelajaran terus berkembang secara efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhan IDUKA. Hingga pada 19 September 2012 lahirlah Politeknik Maritim Negeri Indonesia (POLIMARIN) yang kemudian diresmikan oleh Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu.

Joint Degree

Globalisasi disegala bidang hingga didunia pendidikan, menantang Polimarin yang merupakan penyelenggara pendidikan vokasi untuk ikut menjadi salah satu pemain global dalam pendidikan. Polimarin dengan institusi mitra internasionalnya, yaitu Hochschule Wismar University of applied Sciences Jerman dalam kemitraan internasional memiliki tujuann untuk memperluas dan memperkuat hubungan jangka panjang dan amanah kerjasama G to G antara institusi pendidikan pemerintah Indonesia dan pemerintah Jerman.

Fokus utamanya dalam kemitraan ini adalah mengembangkan Polimarin menjadi perguruan tinggi dengan hasil pembelajaran yang berkualitas dengan keterlibatan IDUKA internasional, serta dalam pengembangan perangkat pembelajaran dan berbagai kegiatan akademik termasuk penelitian.

Kegiatan kemitraan yang juga didukung penuh oleh pemerintah Jerman (The Deutscher Akademischer Austauschdienst atau DAAD) diwujudkan dalam kegiatan seperti pada tahun 2012 diselenggarakan pelatihan kompetensi seluruh Dosen Polimarin di Hochschule Wismar University of applied Sciences Jerman, kemudian pada tahun 2015 Profesor dan Senior Lecturer visit oleh Hochschule Wismar University of applied Sciences Jerman ke kampus Polimarin dengan agenda pelatihan dan pendampingan dalam penyelenggaraan pendidikan, hingga pada tahun 2016 dibentuklah prodi diploma 4 nautika dan dilanjutkan pada tahun 2019 dengan pengembangan program yaitu joint degree prodi diploma 4 nautika dengan Hochschule Wismar University of applied Sciences Jerman.

Selanjutnya dalam jangka panjang, keuntungan dalam kemitaan ini adalah sebagai bridging dalam membuka peluang program magister terapan hingga doktoral dibidang kemaritiman yang saat ini sudah berjalan di Hochschule Wismar University of applied Sciences Jerman.

Kerjasama

Program kerjasama kemitraan Polimarin dengan beberapa Industri dunia usaha dan dunia kerja atau IDUKA juga terus ditingkatkan. Kegiatan kemitraan tersebut diwujudkan dalam kegiatan seperti perkuliahan secara terstruktur, kuliah umum dan seminar oleh para profesional dari industri pelayaran, perkapalan dan kepelabuhanan, hingga kegiatan pemagangan mahasiswa dan perekrutan lulusan oleh IDUKA mitra.

Dengan adanya beberapa kerjasama antara Polimarin dengan IDUKA ini diharapkan pendidikan di Polimarin dapat menyentuh 3 aspek pendidikan yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik sehingga dapat menghasilkan pola didik yang menghasilkan sumber daya manusia maritim yang memiliki profesionalitas, mentalitas, integritas, serta berdaya saing global dalam rangka menghadapi persaingan di dunia maritim yang semakin ketat.

Kerjasama dengan IDUKA baik dalam dan luar negeri sudah dilakukan sejak berdirinya Polimarin tahun 2012 hingga saat ini pada usia ke delapan tahun. Kemitraan dengan IDUKA juga terus dikembangkan bukan hanya sampai magang saja tapi hingga dapat bekerja di industri tersebut seperti dengan perusahaan Reederei Nord Jerman,  Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM), Maersk Line, PT. Indobaruna Bulk Transport (IBT), PT. Pertamina Perkapalan, PT. Pelni, dan lain-lain.

Kedepan POLIMARIN akan terus mengembangkan kerjasama hingga menjadi centre atau pusat informasi kerja dan pelatihan serta penelitihan kemaritiman untuk perusahaan dalam dan luar negeri serta institusi pendidikan yang berkaitan dengan kemaritiman.

Selain menjalin kemitraan dengan IDUKA, kerja sama Polimarin dengan dunia pendidikan di antaranya dengan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut, World Maritime University, Hochschule Wismar University of applied Sciences Jerman, University of Tasmania Australia, Jiangsu Shipping College dan lain-lain.

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YOUTUBE
INSTAGRAM