Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud Ristek, Wikan Sakarinto, ST., M.Sc., Ph.D. : Lulusan Polimarin harus menjadi pemimpin di dunia Maritim

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud Ristek, Wikan Sakarinto, ST., M.Sc., Ph.D. : Lulusan Polimarin harus menjadi pemimpin di dunia Maritim

Tema wisuda Polimarin ke 7 kali ini adalah  “Polimarin Kuat Menguatkan Maritim Indonesia, Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”. Wisuda ke 7 yang diselenggarakan pada Hari Sabtu 6 November 2021 bertempat di gedung Menza, selaku inspektur upacara adalah Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi  Wikan Sakarinto, ST., M.Sc., Ph.D. yang diikuti oleh 75 wisudawan yaitu:

  1. 38 Orang = Program Studi D3 Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan
  2. 16 Orang = Program Studi D3 Teknika
  3. 21 orang = Program Studi D4 Nautika

Dalam wisuda tersebut juga diberikan penghargaan Kartika Gita Wistara bagi 3 orang lulusan terbaik :

  • Yucha Anisa Arum, A.Md.       NIM 180701040                     

Lulusan terbaik Program Studi D3 Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan

IPK 3,86

  • Roza Akbar Syahputra, A.Md.  NIM 170602020         

Lulusan terbaik Program Studi D3 Teknika

IPK 3,45

  • Sureni, S.Tr.                             NIM 170604044         

Lulusan terbaik Program Studi D4 Nautika

IPK 3,73

Dalam perhelatan tahunan tersebut juga dilaksanakan pemberian penghargaan dari Polimarin kepada Dr. Sri Tutie Rahayu, M.Si sebagai Tokoh Pendiri Polimarin., pemasangan Pin dan Pemberian Plakat serta Piagam Diserahkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi  Wikan Sakarinto, ST., M.Sc., Ph.D. dan Direktur Politeknik Maritim Negeri  Indonesia Ir. Akhmad Nuriyanis, MT.

Dalam wawancara nya kepada awak media, Dirjen pendidikan Vokasi Kemdikbud Ristek, Wikan Sakarinto menyatakan Polimarin sebagai PTNB (Perguruan Tinggi Negeri Baru) memiliki capaian yang bagus yang tentunya harus ditingkatkan diantaranya adalah jumlah mahasiswa dan juga infrastrukturnya. “Penambahan jumlah SDM di dunia maritim sangat diperlukan karena kebutuhan yang mendesak di seluruh dunia sehingga tidak hanya Polimairn saja yang perlu penambahan SDM yang berkualitas namun juga sekolah kemaritiman yang lain di Indonesia”, imbuhnya. Menurut Wikan, perlu adananya ekspansi atau penambahan infrastruktur yang harus dilakukan oleh Polimarin agar dapat mensuplai tenaga kerja dan memproduksi banyak lulusan untuk kepentingan negara. Terkait pembelajaran tatap muka bagi perguruan tinggi vokasi, menurut Wikan memang harus dilaksanakan mengingat pendidikan vokasi banyak yang harus terjunke lapangan, pembelajaran terbatas menjadi solusi yg diandalkan untuk vokasi namun protokol kesehatkan tetap berjalan dan diterapkan. Pada pendidikan vokasi harus melakukan praktek dengan memegang alat dan berinteraksi langsung karena prosentase praktek lebih besar ketimbang teori. Wikan juga mengharapkan kepada lulusan Polimarin harus tetap menjadi pembelajar mandiri sepanjang hayat. “Jangan berhenti belajar karena dunia maritim dan seluruh aspek dunia terus berubah, karena tidak mungkin setelah lulus kemudian berhenti belajar, alangkah baiknya jika meningkatan pendidikan karakter dan soft skill seperti kemampuan berkomunikasi, leadership dan kemampuan berbahasa Inggris agar menjadi pemimpin di dunia maritim” tutur Wikan. Dirinya menghimbau agar Polimarin segera mengupgrade semua jurusan dari D-3 menjadi sarjana terapan D-4 agar bagi lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri dapat tercapai. Di acara yang sama Direktur Polimarin, Ir. Achmad Nuriyanis, MT, menuturkan saat ini baru ada 15 mahasiswa yang telah menjalani magang di perusahaan di Jerman yang kebetulan mahasiswa tesebut saat ini juga menjadi wisudawan.

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YOUTUBE
INSTAGRAM