Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin), sebagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan Pendidikan Vokasi, memiliki komitmen dalam berkontribusi melahirkan Sumber Daya Manusia yang berkompeten baik dalam bekerja maupun berwirausaha. Strategi untuk melahirkan wirausahawan dilakukan dengan mengembangkan soft skills lulusan terutama entrepreneurial skills yang mumpuni, serta mampu memecahkan masalah yang belum diketahui solusinya di dalam dunia nyata (complex problem solving).

Unsur entrepreneurial skills ini menampel secara terstruktur, sistematis, dan terintegrasi dengan setiap proses pembelajaran. Menjadikan kewirausahaan tidak serta merta diajarkan melalui mata kuliah belaka, tetapi juga dengan menerapkan pola mentoring untuk menumbuhkan mentalitas tangguh wirausaha. Pembangunan ekosistem kewirausahaan di Perguruan Tinggi vokasi sangat diharapkan dan diarahkan pula untuk turut menjadi perhatian pihak dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Guna mewujudkan hal tersebut, melalui Program Penguatan Ekosistem Kewirausahaan di Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) Direktorat  Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri , pada hari Kamis 18 September 2021, Polimarin menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD)  “ Penyusunan Pedoman Program Kewirausahaan Yang Terintegrasi Dengan Proses Pembelajaran dan Berbasis Kemitraan “, yang diikuti oleh DUDI, Dosen dan Mahasiswa Polimarin. Direktur Polimarin Ir. Akhmad Nuriyanis, MT secara langsung memberikan kata sambutan dan membuka secara resmi acara Focus Group Discussion (FGD). Pada kata sambutannya beliau mengharapkan dan mendukung agar semua pihak di dalam ekosistem kewirausahaan dapat berperan aktif dan berkoordinasi dengan baik agar lulusan mahasiswa Polimarin mampu menjadi job creator atau pencipta lapangan kerja.

 Dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber dari The Chartered Institute of Logistic and Transport (CILT) Juliana Sofhia Damu, CMILT, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Drs. Agung Pambudi, M.M., dan Dr. Sri Tutie Rahayu, M.Si. Juliana Sofhia Damu menyampaikan bahwa CILT bersedia melaksanakan  Corporate Social Responsibility (CSR) dengan Polimarin melalui beberapa step antara lain Step 1 Mentoring & Empowerment Practise makes better, Step 2 Leadership and Entrepreneurship praktek kerja di laboratorium usaha, Step 3 Skema Financing, Step 4 Promotions and Branding Images dan Step 5 Report and Evaluations. Sementara itu Drs. Agung Pambudi, M.M., mengatakan bahwa wirausaha muda memerlukan faktor business sustanibility antara lain fase perkembangan usaha dan penguatan elemen usaha. Fase perkembangan usaha mulai dari inkubasi/inovasi-beroperasi-scaling up sampai ke sustaining long term growth. Penguatan elemen usaha meliputi kapasitas, ekosistem dan keuangan. Dr. Sri Tutie Rahayu, M.Si juga menambahkan bahwa mindset Start from the end  sangat perlu dalam proses pembelajaran kewirausahaan yaitu harus berorientasi pada tujuannya (goal/output) menjadi wirausaha tangguh melalui kurikulum yang adaptif, agile dan fleksibel, riset terapan dan teaching factory. Beliau juga menceritakan pengalamannya sebagai pendamping ratusan UMKM bahwa dalam berwirausaha  harus menjadi entrepreneurial action yang memiliki keahlian, bakat, berani mengambil resiko, mental, kreativitas dan inovasi.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) diharapkan dapat memperoleh interaksi data dari berbagai pendapat narasumber, meningkatkan kedalaman informasi program kewirausahaan di lingkungan kampus maritim, pendampingan wirausaha dan menjaring informasi mengenai sistem pembelajaran kewirausahaan secara teori dan praktek untuk membuat Pedoman Program Kewirausahaan.  Pedoman Program Kewirausahaan Yang Terintegrasi Dengan Proses Pembelajaran dan Berbasis Kemitraan di Polimarin akan memberikan dasar pelaksanaan program kewirausahaan yang menjamin prosedur kegiatan, sistem pengelolaan yang benar, tepat, berkelanjutan dan menghasilkan sistem dalam mendukung potensi kewirausahaan Mahasiswa dengan kemampuan soft skill, hard skill dan kesiapan wirausaha.

RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
YOUTUBE
INSTAGRAM