Kunjungan dan Audiensi dari Kedubes Prancis Mrs. Heloise Hubert dan Pakar Pendidikan Vokasi Prancis Mrs. Agnes Dovert didampingi Tim Kerja Sama Internasional Setditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek di Kampus Polimarin dalam rangka Kerja Sama Program Center of Excellence in Maritime Expertise and Trainig (CEMET) (20/01/2023).
Direktur Polimarin, Ir. Akhmad Nuriyanis, M.T mengapreasiasi kunjungan tamu kehormatan. Turut hadir Wakil Direktur Bidang Akademik dan kerjasama Gunawan Budi Santoso, S.Kom., M.Kom., Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan Nurita Widianti, S.Psi., M.Psi., Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Amthori Anwar, M.Si., Staf Ahli Direktur Ario Hendartono, S.Pd., M.Pd dan Yulius Oscar D,S.E., M.M., Ketua Senat Dr. Sri Tutie Rahayu, M.Si., Kajur Nautika Erwin Sutantyo,M.Si., M.Mar., Kajur Teknika Juwarlan, M.Mar.E., Kajur Bisnis Maritim Novita Widyaningrum, S.ST.M.M.Tr., Marselia, S.S., MPd, Dan ketua Humas Dessy YSB. Turut mendampingi M. Cecep Somantri dan Ratnasari Dewi Sikom, keduanya selaku Koordinator dan Staf Kerja Sama Internasional Setditjen Pendidikan Vokasi serta Rahindra Bayu Kumara, S.ST., M.Si selaku PIC kegiatan.
Presiden Indonesia Ir. H. Joko Widodo dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, B.A,. M.B.A menekankan pentingnya pelatihan kejuruan dan pekerjaan pelaut di Indonesia. Salah satu prioritas untuk modernisasi sistem pendidikan adalah pembaharuan dan perbaikan pelatihan kejuruan dengan memperkenalkan teknologi baru dan mengembangkan pendekatan dengan industri dan pembangunan kapasitas.
Melalui program CEMET untuk mendorong pengoptimalan penggunaan Sumber Daya yang terkait dengan laut, membangun interaksi yang bermanfaat antara komunitas bisnis, badan pendidikan dan penelitian, pelatihan dan komunikasi. Program CEMET ini ditujukan untuk membentuk industri start up atau industri mitra yang ada oleh kedua negara melalui proses incubator, kerja sama pelatihan antara POLIMARIN – SMK binaan dengan Universitas di Prancis, pembangunan museum maritim, pusat perpustakaan maritim, auditorium di lahan kampus baru, pembentukan pusat penelitian maritim atau security maritim atau pelestarian sumber daya maritim dibawah LIPI, pembentukan pusat studi pengkajian kebijakan maritim tingkat ASEAN dan pembangunan fasilitas kampus (kantin/sport centre dll). (AR-DYSB)


